Langsung ke konten utama

Postingan

Si Penepis Pilu

Kau tahu? Sesuatu menjadi andalanku Yang tak laku kala ditawar dengan jamu Dia,   tak laku kala ditawar dengan permata biru Hanya satu, Penghibur kala hati sedang pilu Sembunyi kala aku beri tawa tumpuanku Dia, selalu membuka mataku dan menutup telingaku Tentang waktu, selalu menghuni tubuhku menjadi provokator kala debat dengan otakku Dia, kan terusir seiring waktu Pintaku, tetaplah dalam jiwaku, kala parasit menyerangku pergilah dari jiwaku, kala konfusit disampingku tenangkan jiwaku, kala rumput menggaggu rumahku   Dia, menjadi daftar dari isiku. Kedaton, Oktober 2017 -Sum-

Belum Rindu, Tapi Udah Bilang Rindu

Allah itu sudah mempersiapkan episode dalam hari-hari yang terbaik... ya, harus yakin deh. Allah itu memang sutradara teristimewa, bayangkan saja aktor-aktornya tanpa membaca naskah dengan ending yang tak terduga. Saya gak tau, cerita apa yang akan terjadi di tahun depan?  siapa saja yang akan ku jumpai? siapa saja yang akan menjadi teman baru? yang pasti Allah telah mempersiapkan itu semua. Dear My Rumpies karena Allah lah kita bertemu dan menjadi sahabat tak terduga ha ha... Kadang saya bertanya-tanya, mengapa saya bisa berada ditengah-tengah kalian ? Memang jawabanya Cuma satu, semua karena Allah SWT. Dear My Rumpies semoga persahabatan kita abadi yaa yaa.... aamiin.. Jadi gini, Akhir Februari yang menandakan “selamat datang semester 8” gak terasa ya? Tahun yang kami targetkan untuk memakai toga dan menyandang gelar. Aamiin. Akhir-akhir ini memang Qtime tidak seperti dulu yang tiap hari pasti ketemu, sekarang kesibukan masing-masing sudah berlabuh. Sibuk pen...

lirik lagu lampung tano lado

LAMPUNG TANAH LADO Jak Ranau Tigoh Diteladas Jak Palas Munggak Mid Bengkunat Gunung Rimba Tiuh Pumatang   Pulau-Pulau Di Lawok Lepas Bumiku Tanoh Lampung Kulawi Panjak Wawah Di Nusantagha Tani Lukun Sangon Jak Jebi Tanoh Lampungku Tanoh Lada Reff: Merga Buai Ghik Bahasa Nayah Sina Tanda Gham Kaya Adat Ghik Budaya Sukhatni Ka Ga Nga Jadi Waghisan Jama-Jama   Tabikpun Jama Sai Tuha Raja Punyimbang Sebatin Semerga Salah Ghik Cempala Tiyan Sai Ngukha-Ngukha Tilik Tawai Sikam Kiluya