Langsung ke konten utama

untuk para wanita tak tahu diri

Di dunia ini, kau harus menemui
wanita-wanita yang tak tahu diri, ironi memang
mencaci dirimu demi yang ia cintai
bahkan rumahmu ia rombak, demi menghapus jejak murkanya
melukaimu tanpa akal panjang
ia lupa, jika ia tak memperlakukan kau sebagai wanita

wanita yang hatinya koyak
memang tak tahu diri, lupa jika ibunya pun seorang wanita
ia lupa, jika teman dan keluarganya ada banyak wanita
ia lupa, jika tetangganya ada seorang wanita
dan ia lupa, jika ia tak lepas urusan dengan manusia berjenis wanita.

wanita yang sedang tak percaya diri, memang tak tahu diri
ia kerap kali menginjak wanita lain, demi letus emosinya.
menjadi seolah paling tersakiti
dan lagi ia lupa, jika sedang menyakiti wanita

wanita terpuji tak akan menyakiti sesama jenisnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

November : selalu suka cita

November suka cita Lahir putri pertamaku, penuh haru dan bahagia Malaikat kecilku hadir dengan segala persiapan dan waktu yang tepat. Dear Sheren,  aku tidak akan menuntutmu menjadi manusia yang pintar ataupun anak yang cerdas  Seperti anak orang lainya. Tapi, aku akan menuntutmu menjadi orang yang bijak.  Bijak dalam berfikir Bijak dalam bertindak Bijak dalam segala hal. Karna banyak orang cerdas tapi asal bertindak Banyak orang pintar tapi tak berfikir panjang Untuk itu, jadilah gadis bijak sayang.

Sudoku

Dalam suatu cerita hidup Tuhan tidak memberi tahu siapa saja yang akan kau cintai dimasa datang begitu pula pada teka-teki mereka yang menjadikan kau kecewa dan ironinya Dia tidak memberi tahumu betapa pilunya merelakan yang dicinta.

Terkutuk, Jelita

 Maksudku, semua harus selaras Jika yang rusak harus bersanding dengan yang rusak Jika yang jernih harus bersanding dengan yang jernih. Lalu, apakah benar-benar selaras dihidupku? Untuk ikhlas dan melihatmu terus bahagia Sangat sulit direlung hati Tapi yakinlah, akan hadir secepatnya dan diwaktu yang tepat Namun, akan ku pastikan hidupmu akan melarat dan penuh duka Dikala aku tidak lagi mengutikmu Walaupun kau terus hidup Tapi doa kematianmu akan terus mengalir Semesta pun akan menganggapmu mati walaupun kau berkelana di lereng gunung itu Kau tak akan dianggap dan akan dihapus oleh dunia Jelita, hiduplah dalam kehancuran dan teruslah meringis Disisa hidupmu!