Maksudku, semua harus selaras Jika yang rusak harus bersanding dengan yang rusak Jika yang jernih harus bersanding dengan yang jernih. Lalu, apakah benar-benar selaras dihidupku? Untuk ikhlas dan melihatmu terus bahagia Sangat sulit direlung hati Tapi yakinlah, akan hadir secepatnya dan diwaktu yang tepat Namun, akan ku pastikan hidupmu akan melarat dan penuh duka Dikala aku tidak lagi mengutikmu Walaupun kau terus hidup Tapi doa kematianmu akan terus mengalir Semesta pun akan menganggapmu mati walaupun kau berkelana di lereng gunung itu Kau tak akan dianggap dan akan dihapus oleh dunia Jelita, hiduplah dalam kehancuran dan teruslah meringis Disisa hidupmu!